Minggu, 05 September 2010
Prinsip Pendidikan Khusus
Perubahan paradigma pembelajaran di kelas dengan menerapkan
4 pola (UNESCO)
"Learning: The Treasure Within" yaitu:
| • | Learning How To Know |
| • | Learning How To Learn |
| • | Learning How To Do |
| • | Learning How To Be |
| • | Learning How To Live Together |
Millennium Development Goals
| • | Eradicating Extreme Poverty and Hunger |
| • | Achieving Universal Basic Education |
| • | Promoting Gender Equality and Empowering Women |
| • | Reducing Child Mortality |
| • | Improving material Health |
| • | Combating HIV/AIDS, Malaria, and Other Diseases |
| • | Ensuring Environmental Sustainability |
| • | PAKEM (Pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan) yaitu pembelajaran yang ramah (Joyfull Learning bagi siswa) |
| • | Pembelajaran pemenuhan kebutuhan individual, proses pembelajaran tuntas (Mastery Learning) |
| • | Active Learning and Creative Teaching, berpusat pada anak. |
| • | Perubahan paradigma pembelajaran di kelas dari Teaching ke Learning, dan dari Teacher Centris ke Student Centris. |
| • | Menggunakan kurikulum yang fleksibel dan berdiferensiasi. |
| • | Pengalaman belajar berdasarkan keterlibatan masyarakat sekelilingnya (Community based experiental learning). |
| • | Kemampuan holistik, sistemik, dan imajinatif dapat dibentuk melalui kegiatan pembelajaran yang mengarahkan kepada pemecahan masalah atau problem solving, sedangkan untuk kemampuan elaborasi dapat dibentuk melalui kegiatan pembelajaran yang diarahkan kepada pemecahan masalah |
| • | Perubahan paradigma pembelajaran dengan tujuan untuk melakukan upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan (Continuous Improvement) |
