Cileunyii, (17/05/10)
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Moch. Wahyudin Zarkasyi, Ak membuka secara resmi kegiatan seleksi beasiswa Strata Sarjana (S1) dan Strata Sarjana (S2) PLB yang dikuti oleh 190 peserta dari 26 Kab/Kota se- Jawa Barat termasuk dari sekolah penyelenggara pendidikan inklusi bertempat di SLB Negeri Cileunyi Kabupaten Bandung, Senin ( 17/05/2010).
Bantuan penerima beasiswa S1 dan S2 ini merupakan kegiatan kerjasama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang merupakan salah satu kegiatan untuk peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru PLB melalui kegiatan kesejahteraan pendidik, tenaga kependidikan dan pengembangan kurikulum PK/PLK tahun anggaran 2010.
Dalam sambutannya, Kadisdik Jabar, mengatakan tujuan dilaksanakannya program bantuan beasiswa ini yaitu untuk meningkatkan mutu layanan pembelajaran anak berkebutuhan khusus, serta pendidikan inklusi sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Menurut Kadisidik, kesejahteraan yang selama di berikan pemerintah kepada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, hendaknya menjadi sarana untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensinya masing-masing, dengan harapan agar seluruh tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan menjadi tenaga yang profesional, dan berkualitas, ungkap Kadisdik.
Sementara itu, Kasi Kurikulum PK/PLK Bidang PLB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Dadang Rahman Munandar, M.Pd, dalam laporannya, mengatakan, seleksi calon penerima beasiswa S1 dan S2 PLB tahun anggaran 2010 ini, diikuti oleh 145 orang peserta seleksi beasiswa strata sarjana (S1) yang terdiri dari 14 orang dari SD, SMP yang menyelenggarakan program pendidikan inklusi dan selebihnya peserta dari Sekolah Luar Biasa (SLB), sedangkan seleksi beasiswa Strata Sarjana (S2) diikuti oleh 45 orang peserta yang terdiri dari 15 orang yang berasal dari SD, SMP, SMA penyelenggara program pendidikan inklusi dan selebihnya berasal dari Sekolah Luar Biasa (SLB)
Dikatakannya, jumlah pendaftar dan keberagaman peserta yang mengikuti seleksi beasiswa ini, kami maksudkan untuk mengakomodir pelayanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus baik di sekolah luar biasa maupun di sekolah penyelenggara program pendidikan inklusi, dengan harapan melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan ini, anak berkebutuhan khusus dapat terlayani sesuai dengan proporsinya., ungkap Dadang.
Dadang menambahkan, seleksi beasiswa ini dilakukan dua tahap yaitu, untuk S1 diadakan seleksi administrasi dan tes tertulis sedangkan untuk S2 seleksi dilakukan dengan presentasi penelitian dan tes wawancara.
“ Dari 145 peserta seleksi beasiswa S1 akan diambil sekitar 63 orang dan 45 peserta seleksi beasiswa S2 akan diambil sekitar 20 orang “
(ASM)
- PROGRAM PENDIDIKAN BERBASIS PEMBIASAAN
- WACANA PAKET PENDIDIKAN LENGKAP MENUJU "LEMBUR SLB" SEBAGAI SARANA INTERVENSI PERILAKU DAN INTERVENSI SOSIAL DALAM PROSES PEMBIASAAN DAN PEMAHAMAN LINGKUNGAN
- ISLAM MEMPERHATIKAN HAK ANAK
- Lomba KTSP SLB, Peluang Pembenahan Diri
- KONSEP DASAR ASESMEN
- AREA KESULITAN YANG DIMILIKI OLEH AUTISTIC SPECTRUM DISORDER
- PENDIDIKAN LANJUTAN SISWA SLB
- PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN YANG TEPAT BAGI SISWA TUNANETRA
- DIGITAL LIBRARY MEDIA MENUJU KECERDASAN
- SEBUAH CATATAN BURAM PEMILU 2009