By Republika Newsroom
Rabu, 28 Oktober 2009
MEDAN--Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tahun oleh bangsa ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk meninggalkan egois kedaerahan terutama bagai generasi muda. "Wawasan kedaerahan itu perlu untuk tetap melestarikan khasanah budaya bangsa, namun jangan sampai muncul egoisme kedaerahan yang pada akhirnya akan memecah bangsa ini," kata sejarahwan Universitas Negeri Medan (Unimed) Dr. Phill Ichwan Azhari di Medan, Rabu (28/10).
Ia mengatakan, melalui peringatan Sumpah Pemuda ini para siswa harus dimotivasi untuk lebih mencintai dan menjiwai semangat perjuangan, persatuan, dan kebersamaan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober merupakan bekal utama bagi bangsa Indonesia untuk mencetak generasi muda yang plural dan berjiwa nasionalisme demi tetap menjaga keutuhan NKRI.
Pemuda Indonesia, khususnya kalangan pelajar harus mampu mengambil peran signifikan dalam merespons sejumlah persoalan yang tengah dihadapi bangsa. Untuk itu, pemuda haruslah memiliki akhlak mulia, sehat, cerdas, terampil berprestasi, dan berdaya saing serta berkomitmen untuk memajukan bangsa, dan negaranya. "Penting untuk diingat, karena hal tersebut merupakan manifestasi dari hakekat, semangat, dan jiwa Sumpah Pemuda, terutama untuk terus menjaga keutuhan NKRI," katanya.
Menurut dia, upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap semangat dan jiwa Sumpah Pemuda, sangat penting dilakukan sejak dini. Karena saat ini kecintaan generasi muda terhadap Sumpah Pemuda dinilai semakin memudar. Hal ini ditandai dengan semakin maraknya kekerasan di kalangan remaja, tawuran yang kian kerap terjadi, hilangnya rasa hormat kepada orang lebih tua yang diakui sebagai buah reformasi yang harus terus dikawal, agar tidak kebablasan. "Dialog-dialog antar pemuda juga harus sering digelar dengan harapan dari dialog tersebut akan semakin tumbuh subur dan berkembang pemahaman dan kecintaan generasi muda terhadap Sumpah Pemuda," katanya. ant/taq
- PROGRAM PENDIDIKAN BERBASIS PEMBIASAAN
- WACANA PAKET PENDIDIKAN LENGKAP MENUJU "LEMBUR SLB" SEBAGAI SARANA INTERVENSI PERILAKU DAN INTERVENSI SOSIAL DALAM PROSES PEMBIASAAN DAN PEMAHAMAN LINGKUNGAN
- ISLAM MEMPERHATIKAN HAK ANAK
- Lomba KTSP SLB, Peluang Pembenahan Diri
- KONSEP DASAR ASESMEN
- AREA KESULITAN YANG DIMILIKI OLEH AUTISTIC SPECTRUM DISORDER
- PENDIDIKAN LANJUTAN SISWA SLB
- PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN YANG TEPAT BAGI SISWA TUNANETRA
- DIGITAL LIBRARY MEDIA MENUJU KECERDASAN
- SEBUAH CATATAN BURAM PEMILU 2009